Tak Jujur Negara Hancur

*** To say is easy, to do is difficult. To understand is more difficult. But to make one understand is the most difficult (Anoname) *** Tanggal 10 April 2016 saya dan teman-teman alumni Geografi 1969 mengadakan reuni. Bahagia sekali rasanya bisa bertemu teman-teman lama. Itulah sebabnya saya menyebut reuni itu sebagai projek kebahagiaan. Bayangkan! Teman-teman […]

Pendidikan Karakter Melalui Filem

Oleh: Suparlan *) Seorang mahasiswa – mungkin jurusan komunikasi – meminta saya menjadi informan untuk menjawab kuesioner yang diajukan dalam uppaya pengumpulan data bagi penulisan skripsinya. Skripsinya akan membahas tentang pengaruh filem terhadap karakter. Tanpa berpikir panjang, saya terima permintaan tersebut, lantaran keinginan saya membantu mahasiswa itu. Permintaan agar saya dapat menjadi informan tersebut diajukan […]

Kata Pengantar Buku Praktik-Praktik Terbaik Pelaksanaan Pendidikan Karaktker

KATA PENGANTAR                       Kerusakan moral bangsa kita dewasa ini dapat dinilai sudah dalam tahap yang sangat mencemaskan, karena kerusakan moral itu telah terjadi di hampir semua lini, baik di lini birokrasi pemerintahan, aparat penegak hukum, maupun dalam masyarakat umum. Koran Kompas (20 Juni 2011) telah mengemukakan tentang kerusakan moral di negeri ini dalam salah […]

Praktik-praktik Terbaik Pelaksanaan Pendidikan Karakter

  *** Pemerintah akan memasukkan pendidikan budaya dan karakter bangsa melalui penguatan kurikulum, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan nasional (Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan Nasional, Koran Jakarta). School effectiveness research has long pointed to the importance of school-wide behavior policies in creating the academically oriented, high-achieving school […]

Pendidikan Karakter

Dalam acara peringatan Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2010, Kementerian Pendidikan Nasional menetapkan tema “Pendidikan Karakter Untuk Keberadaban Bangsa”. Sungguh menjadi satu kejutan tersendiri bagi banyak orang yang sudah lama lupa dengan Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang kini nyaris tinggal menjadi sebuah nama dalam perjalanan sejarah pendidikan masa lalu.

Suara Akar Rumput Tentang Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Sekolah

Selepas shalat Subuh berjamaah di Masjid Al Mujahiddin, Kompleks Perumahan Taman Depok Permai, Kota Depok, pada awal Agustus 2011 ini, secara mendadak saya mendapat tugas dari Ketua DKM untuk menyampaikan sedikit tausiah. Saya memilih materi ceramah tentang pendidikan karakter, satu materi yang sekarang ini menjadi kebijakan utama pendidikan di negeri kita Indonesia. Menarik memang. Bukan hanya karena materi ini sebagai materi yang sangat aktual, tetapi juga karena materi ini terkait erat dengan tema akhlak mulia, sebagai materi yang cocok untuk urusan dakwah.

Dari Multiple Intellegence (MI), Intellegence Quotient (IQ), Sampai dengan Pendidikan Karakter

Dengan melalui e-mail, beberapa mailister telah mengadakan semacam diskusi hangat tentang multiple intelligence (MI), intelligence quotient (IQ), sampai dengan kaitannya prediksi keberhasilan seseorang dalam kehidupan. Bahkan, sampai juga mendekati konsep pendidikan karakter, yang sekarang ini sedang menjadi primadona kebijakan pendidikan. Tulisan singkat ini dimaksudkan untuk sekedar nimbrung kepada teman-teman mailister itu. Siapa tahu, tulisan ini dapat ikut memberikan pemahaman tentang materi yang banyak ditanyakan itu.

Pendidikan Karakter dan Kecerdasan

Dalam acara peringatan tahun ini, 2 Mei 2010, Menteri Pendidikan Nasional menentukan tema “Pendidikan Karakter Untuk Keberadaban Bangsa”. Sungguh menjadi satu kejutan tersendiri bagi banyak orang yang sudah lama lupa dengan konsep Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang kini telah tiada dan hanya tinggal menjadi sebuah nama dalam perjalanan sejarah masa lalu. Selain itu, banyak pula orang yang memberikan sambutan gegap gempita luar biasa, dengan menyebut sebagai satu kebangkitan pendidikan karakter di negeri ini, ketika negeri ini telah dihuni oleh banyak para pelaku korupsi, makelar kasus, dan video mesum.