Kecerdasan Ganda

Ilmu itu dapat dikatakan baik apabila dapat diamalkan dan berguna bagi kesejahteraan masyarakat (John Dewey)

Tuhan menciptakan otak yang begitu hebat dalam tempo enam bulan pertama, ia mampu menampung informasi dengan kecepatan yang mengagumkan (Glenn Domanm, pengarang buku Teach Your Baby to Read)

Pekerjaan terpenting yang pernah saya lakukan adalah mengajar (Imam Al-Ghazali)

Buku pertama saya terbit pada tahun 2004 adalah mengenai kecerdasan ganda (multiple intelligence). Penulis sangat tertarik untuk menulis buku itu karena dirangsang oleh hanya satu frase kalimat dalam Pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Mengapa para pendiri republik ini menyebutkan frase kalimat itu, sekali lagi, “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Sementara itu, dalam kehidupan kita sehari-hari, istilah cerdas hanyalah sebagai sinonim dari “cerdik, pandai, pintar” (Kamus Dewan, 1977: 232), yang lebih memaknai cerdas dari aspek intelektual semata-mata. Padahal ternyata cerdas mempunyai aspek yang jauh lebih luas, yang akan dijelaskan dalam tulisan singkat ini.

Sekali lagi, frase kalimat dalam Pembukaan UUD 1945 itulah yang telah menggelitik saya untuk menulis buku tentang kecerdasan ganda. Itulah sebabnya maka buku itu saya beri tajuk “Mencerdaskan Kehudupan Bangsa: Dari Konsepi Sampai Dengan Implementasi”, yang diterbitkan Penerbit Hikayat di Yogyakarta.

Tulisan singkat ini sengaja saya rangkum secara singkat dari buku itu, untuk menjelaskan kembali beberapa aspek penting mengenai kecerdasan ganda (multiple intelligence).

Howard Gardner, Daniel Goleman, dan Bobbi de Porter

Howard Gardner adalah seorang dosen psikologi dari Harvard School of Education. Daniel Goleman adalah seorang doktor dalam bidang psikologi dari Harvard University. Kedua-duanya merupakan dua sejoli yang telah banyak mempublikasikan tulisannya tentang kecerdasan emosional (emotional intelligence) pada khususnya, dan pada umumnya tentang kecerdasan ganda atau kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Menurut kedua pakar kecerdasan ganda ini, keberhasilan manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektualnya saja, tetapi juga ditentukan oleh kecerdasan emosionalnya. Jika keduanya menyebutkan tujuh tipe kecerdasan ganda, maka Bobby de Porter (1999: 96 – 98) dalam bukunya “Quantum Teaching” telah memformulasikan tujuh tipe kecerdasan ganda tersebut menjadi delapan kecerdasan ganda.

Makna dan Tipe Kecerdasan Ganda

Pada hakikatnya, kecerdasan ganda tidak lain adalah kemampuan dasar yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada manusia. Dahulu kita berkeyakinan bahwa kemampuan dasar manusia yang paling menentan dalam kehidupan manusia adalah dalam aspek intelektualnya. Dewasa ini dalam kecerdasan ganda, kemampuan dasar manusia itu tidak hanya dalam aspek intelektual, tetapi juga bebeapa aspek yang lain, terutama aspek emosionalnya.

Howard Gardner dan Daniel Goleman menyebutkan tujuh tipe kecerdasan ganda, bahkan dikaitkan dengan kemampuan, dan kemungkinan karier yang dimiliki manusia, yang dapat dijelaskan dalam tabel berikut:

Tipe Kecerdasan

Kemampuan

Kemungkinan Karier

Kecerdasan visual
  • Puzzle building
  • Reading
  • Writing
  • Understanding chart and graph
  • A good sense of diection
  • Sketching
  • Painting
  • Creating visual metaphors
  • Analogies
  • Navigator
  • Pematung
  • Artis visual
  • Penemu
  • Arsitek
  • Desainer interior
  • Mekanik
  • Insinyur
Kecerdasan linguistik
  • Listening
  • Speaking
  • Story telling
  • Explaining
  • Teaching
  • Using humor
  • Understaning the syntax and meaning words
  • Remembering information
  • Convincing someone if their point of view
  • Analyzing language usage
  • Penyair
  • Jurnalis
  • Penulis
  • Guru
  • Ahli politik
  • Penerjemah
Kecerdasan matematis
  • Problem solving
  • Classifying and categorizing
  • Working with abstract
  • Handling long chains of reason to make local progression
  • Doing control experiments
  • Questiong and wondering about natural events
  • Performing complex mathematical calculators
  • Working with geometric shapes
  • Ilmuwan
  • Insinyur
  • Programer komputer
  • Peneliti
  • Akuntan
  • Pakar matematika
Kecerdasan kinestetik (gerakan tubuh)
  • Dancing
  • Physical coordination
  • Sport
  • Hand on experimentation
  • Using body language
  • Craft
  • Acting
  • Using their hands to create or built
  • Expressing emotions through the body
  • Atlet
  • Guru pendidikan jasmani
  • Penari
  • Aktor
  • Pegulat
  • Artis
Kecerdasan musikal
  • Singing
  • Whistling
  • Playing musical instruments
  • Recorgnizing tonal patterns
  • Composing music
  • Remembering melodies
  • Understanding the strucuture and rhythm of music
  • Ahli musik
  • Joki disk
  • Penyanyi
  • Penggubah lagu
Kecerdasan interpersonal
  • Seeing things from others perspectives
  • Listening
  • Using empathy
  • Understanding other people’s mood
  • Motivations and intentions
  • Communicating both verbally and non-verbally
  • Building trust
  • Peaceful conflict resolution
  • Establishing positive relations with other people
  • Pembimbing atau konselor
  • Pramuniaga
  • Ahli politik
  • Pebisnis
Kecerdasan intrapersonal
  • Recognizing their own strengths and weakness
  • Reflecting and analyzing themselves
  • Awareness of their inner felling
  • Desires and dreams
  • Evaluation their thinking patterns
  • Reasoning with themselves
  • Understanding their role in relationship to others
  • Peneliti
  • Ahli teori
  • Ahli filsafat

Sementara itu, Bobbi de Porter telah memformulasikan tujuh tipe kecerdasan ganda menurut Howard Gardner dan Daniel Goleman tersebut menjadi delapan tipe kecerdasan ganda dengan membuat akronim SLIM n BILL dalam tabel sebagai berikut:

Akronim

Tipe Kecerdasan Kecenderungan Sifat

S

Kecerdasan Spasial-visual Menggambar, membuat sketsa, mencoret-coret, visualisasi, menggambar grafik, desain, tabel, seni, video, film

L

Kecerdasan Linguistik Berbicara, menulis, bercerita, mendengarkan, membaca buku, kaset, dialog, diskusi, puisi, lirik, mengeja, bahasa asing, surat, pidato, makalah, esai.

I

Kecerdasan Interpersonal Memimpin, mengorganisasi, berinteraksi, berbagi, menyayangi, berbicara, sosialisasi, menjadi pendamai, permainan kelompok, klub.

M

Kecerdasan Musikal Menyanyi, bersenandung, mengetuk-ngetuk, irama, melodi, kecepatan, warna nada, menggunakan alat musik.

N

Kecerdasan Naturalis Jalan-jalan di alam terbuka, berinteraksi dengan binatang, menatap binatang, meramal cuaca, simulasi penemuan

B

Kecerdasan Badan-Kinestetik Menari, olahraga, menyentuh, drama, indra peraba.

I

Kecerdasan Intrapersonal Berfikir, meditasi, merenung, membuat jurnal, introspeksi

L

Kecerdasan Logis-Matematis Bereksperimen, bertanya, menghitung, logika, fakta, teka-teki, skenario.

 

Refleksi

Demikianlah sekilas lintas yang perlu kita ketahui tentang kecerdasan ganda, terutama tentang tujuh atau delapan tipe kecerdasan ganda, baik menurut Howard Gardner dan Daniel Goleman, maupun menurt Bobbi Porter. Kecerdasan bukan hanya melulu tentang aspek intelektual, tetapi juga tentang aspek-aspek yang lain, terutama tujuh atau delapan tipe kecerdasan ganda.

Ada satu kesimpulan yang sangat berharga bagi dunia pendidikan dari teori kecerdasan ganda ini, sebagaimana dikemukakan oleh Daniel Goleman bahwa “satu-satunya sumbangan paling penting untuk perkembangan anak adalah membantu anak untuk dapat menemukan bidang yang paling cocok dengan kemampuan dasar (kecerdasannya)”. Tipe kecerdasan manakah yang paling sesuai dengan kemapuan dan kemauan sang anak.

*) Website: www.suparlan.com; E-mail: me [at] suparlan [dot] com.

Depok, Agustus 2012.

Komentar

*