Contoh Membuat Daftar Isi Otomatis (Microsoft Office)

Oleh Suparlan *)

Manusia kreatif termotivasi oleh keinginan mencapai sesuatu,
bukan oleh keinginan untuk mengalahkan yang lain
(Ayn Rand, 1905 – 1982, penulis AS kelahiran Rusia)

Keingintahuan adalah kunci kreativitas
(Akio Morita, Industrialis asal Jepang)

Sebagai kelanjutan yang tak terpisahkan dari tulisan saya sebelumnya tentang bagaimana membuat daftar isi otomatis, bersama ini saya akan mencoba membuatkan contoh, agar penjelasan singkat tentang pembuatan daftar isi otomatis dapat dipraktikkan dengan lebih mudah. Sekali lagi perlu saya tegaskan bahwa jika Anda gagal mempraktikkannya, jangan segan-segan menghubungi saya melalui email me [at] suparlan [dot] com atau langsung ke website www.suparlan.com.

Pada halaman berikut ini adalah contoh daftar isi yang telah jadi dan menggunakan daftar isi otomatis. Dalam daftar isi tersebut ada dua macam nomor, yaitu (1) nomor huruf kecil seperti i, ii, iii, iv, dan seterusnya untuk bab atau subbab tentang KATA PENGANTAR dari pengarang, dan juga untuk DAFTAR ISI sendiri, termasuk kalau ada GLOSARI, dan juga kalau misalnya diperlukan daftar gambar, dan sebagainya. Nah, baru mulai pada BAB I PENDAHULUAN, nomor-nomor halamannya menggunakan angka Arab, yakni 1, 2, 3, dan seterusnya.

Bagaimana cara membuat dua macam nomor halaman dengan huruf kecil?

Pertama, letakkan krusor pada halaman yang akan dibuatkan nomor halaman dengan huruf kecil itu.

Kedua, kalau sudah, maka klik ”file” dalam komputer Anda. Pilihlah ”page set up” untuk diklik berikutnya, dan muncullan ”page set up” tersebut. Lalu silahkan pilihlah ”preview apply to” untuk kemudian janganlah pilih ”whole document” tetapi kliklah ”this point forward”. Artinya, yang akan menggunakan nomor huruf kecil tersebut adalah mulai bagian ini saja. Kalau sudah kliklah OK, sebagaimana yang diminta.

Ketiga, kalau sudah OK, maka bukalah ”insert” untuk meminta ”page number”. Nah di dalam ”page number” itu ada beberapa hal yang harus dipilih, yaitu (1) posisi nomornya mau diletakkan di kiri atau kanan atas kertas (top of page) atau kiri atau kanan bawah kertas (bottom of page), (2) nomor pertama mau ditampakkan pada halaman pertama atau tidak (show number on first page), lalu (3) pilihkan ”format” nomor itu, yakni format huruf kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya) atau format huruf Arab (1, 2, 3, 4, dan seterusnya), atau format yang lain yang dapat dipilih). Lalu, isilah ”start at”, tentu saja mulai nomor berapa, dan untuk ini Anda bisa memilih mulai nomor itu, yakni ”i” atau ”1”. Pilihan sudah tersedia. Setelah selesai, jangan lupa ngeklik OK, lalu lanjutkan dengan ngeklik pilihan lain. Sampai dengan ngeklik OK berikutnya, selesailah langkah pembuatan nomor dengan huruf kecil ini.

Kalau ingin melihat apakah langkah-langkah itu telah diikuti oleh komputer Anda, silahkan melakukan lima langkah yang telah dijelaskan sebelumnya. Kalau sudah, berarti Anda telah SUKSES melaksanakan langkah-langkah tersebut. Lalu, bagaimana dengan BAB I PENDAHULUAN dan seterusnya yang harus menggunakan nomor dengan huruf Arab? Inilah langkah-langkahnya.

Pembuatan nomor dengan huruf Arab

Langkah-langkahnya sama persis dengan tiga langkah membuat nomor dengan huruf kecil tersebut. Langkah pertama dan kedua harus dilakukan dengan cara yang sama. Nah, ketika Anda melakukan langkah ketiga, terutama ketika sampai pada memilih ”format” maka pilihlah yang nomor huruf Arab, yaitu 1, 2, 3, dan seterusnya. Bahkan setelah itu, Anda perlu ngeklik ”start at” pada nomor berapa, yakni ”1”, bukan ”i”. Pada langkah inilah yang akan memastikan bahwa mulai BAB I PENDAHULUAN ini komputer Anda akan menggunakan nomor dengan huruf Arab, sesuai dengan permintaan Anda.

Dalam contoh di bawah ini, Anda akan melihat bahwa bagian yang menggunakan nomor dengan huruf kecil (i, ii, iii, iv) adalah: (1) KATA PENGANTAR, (2) DAFTAR ISI, dan (3) GLOSARI, sebagai berikut:

Daftar isi

Sedang yang menggunakan nomor dengan huruf Arab (1, 2, 3, 4, dan seterusnya) adalah mulai pada BAB I PENDAHULUAN dan seterusnya, sebagai berikut:

Daftar isi

Secara keseluruhan, daftar isi tersebut dapat Anda perhatikan dalam contoh berikut ini. Daftar isi ini saya ambil dari rencana buku yang mudah-mudahan akan dapat diterbitkan, jika naskah buku ini telah selesai.

Daftar isi

Akhir Kata

Demikianlah catatan tambahan yang perlu saya jelaskan dalam artikel singkat ini. Saya berharap, catatan tambahan tersebut dapat lebih mempermudah untuk mempraktikkan cara membuat daftar isi otomatis. Sekali lagi, jika masih ada yang belum jelas, jangan segan-segan menghubungi email saya me [at] suparlan [dot] com atau langsung ke website saya www.suparlan.com. Sekali lagi, kalau memang masih mengalami kesulitan, kirimkan naskahnya (insyaallah tidak akan dijiplak) kepada saya, untuk dibuatkan daftar isi otomatis dalam waktu yang tidak lama. Kalau ada kolega yang memerlukan bantuan, informasikan artikel ini kepada kolega Anda.

*) Website: www.suparlan.com; E-mail: me [at] suparlan [dot] com.

Depok, 6 April 2010.

6 komentar

  1. xxx
    Sep 07, 2012 @ 11:50:52

    contohnya aja acak2an?????

    Reply

    • suparlan
      Sep 09, 2012 @ 01:04:17

      Maaf bung, itu masalah teknis lamannya. Membuat daftar isi otomatis lebih sebagai kegiatan praktis, bukan teoritis. Kalau perlu bantuan, silahkan kirim tulisan Anda ke e-mail me [at] suparlan [dot] com, biar nanti saya buatkan daftar isi otomatis. Insyaallah.

      Reply

  2. Suyadi
    Jan 23, 2013 @ 02:30:29

    Ass. Pak Suparlan
    Usaha untuk berbagi ilmu itu yang sangat saya hargai, di sisi Alloh SWT sangat mulia nilainya, bagaimanapun bagi pemula ini sangat bermanfaat, untuk yang lebih pandai dimohon untuk berkomentar yang lebih bijaksana, enak dihati dan bersahabat….tks.

    Reply

    • Suparlan Basir
      Jan 25, 2013 @ 23:44:52

      Para pembaca yang terhormat,
      Mohon maaf jika ternyata manual singkat ini tidak mudah untuk menerapkannya. Langkah demi langkah telah saya usahakan untuk menjelaskan secara praktis. Namun, apa boleh buat. Itulah kenyataannya. Contohnya pun masih juga acak-acakan. Heee. Contohnya nggak bisa dicontoh. Terima kasih Pak Suyadi, atas saran yang sangat enak di hati dan bersahabat. Bagi saya pribadi saran dan komentar tersebut, apa dan bagaimana pun isinya akan menjadi masukan berharga untuk bahan pembelajaran saya. Sekali lagi, saya mohooooon maaf dan terima kasih atas saran dan komentarnya. Salam dan salam.

      Reply

  3. sunmen
    Feb 06, 2013 @ 11:42:51

    cara buat daftar isnya aja gak jelas?????

    Reply

    • Suparlan Basir
      Feb 09, 2013 @ 23:48:46

      Ya, itu proses panjang mulai dari buat headingnya sampai loading ke daftar isinya. Sebenarnya memang harus dipraktikkan, dengan mengikuti langkah-langkahnya. Dalam msword semuanya sudah ada contohnya. Tapi ya itu, harus dipraktikkan. Terima kasih dan maaf.

      Reply

Komentar

*